News

Bayi Landak di Jakarta Aquarium

  • April 15, 2017

Bulan Maret ini anggota keluarga Jakarta Aquarium bertambah! Landak Malaya (Hystrix brachyura) kami baru saja melahirkan bayi landak yang pertama dalam perawatan Jakarta Aquarium di minggu ke tiga bulan Maret.

Populasi Landak Malaya tersebar dari Nepal sampai ke India bagian Tenggara, Cina Tengah dan Selatan, hingga ke Indonesia dan Malaysia. Habitat Landak Malaya dapat ditemukan di berbagai jenis hutan dan di sekitar area persawahan. Di Indonesia, Landak Malaya banyak terdapat di Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Mereka hidup dalam koloni kecil beranggotakan 4 – 10 ekor landak dewasa.

Landak termasuk hewan yang aktif di malam hari (nokturnal). Mereka suka mencari buah-buahan yang jatuh dari pohon, akar-akar tumbuhan dan umbi-umbian. Dalam ekosistem, landak berperan sebagai penyebar biji sehingga dapat menumbuhkan tanaman baru.

Menurut IUCN Redlist, status konservasi Landak Malaya berada dalam tingkat yang tidak dikhawatirkan. Meskipun demikian habitat alami Landak Malaya mulai terancam akibat banyaknya pembangunan dam, pemukiman manusia dan pembangunan infrastruktur lainnya. Selain itu Landak Malaya juga banyak diburu untuk konsumsi manusia dan tujuan pengobatan, meskipun tingkat perburuannya tidak terlalu mempengaruhi jumlah populasi.

Yuk mari bersama-sama kita jaga habitat alami mereka agar populasi landak terjaga!


Glosarium:

IUCN Redlist: International Union for Conservation of Nature (IUCN) adalah sebuah organisasi dunia yang memantau status konservasi satwa dari seluruh dunia. Status konservasi dikumpulkan dalam sebuah daftar yang diberi nama Redlist.

YOU MIGHT ALSO LIKE TO READ